DPRD Kukar Soroti Sekolah Tanpa Halaman Upacara dan Infrastruktur Jalan di Muara Muntai

img

Anggota DPRD Kukar, Sopan Sopian

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Sopan Sopian, menyoroti masih adanya sejumlah sekolah di Kukar yang tidak memiliki halaman untuk pelaksanaan upacara bendera. Kondisi ini dinilainya cukup memprihatinkan karena menghambat aktivitas rutin siswa setiap Senin.

“Jadi ada beberapa sekolah yang selama ini tidak pernah melakukan upacara bendera karena tidak memiliki halaman. Contohnya di wilayah SMP 1 Muara Muntai, SMP 2 Muara Muntai dan juga beberapa sekolah lainnya. Ada juga SD yang tidak memiliki pelataran,” ujar Sopan Sopian pada Senin (1/9/2025).

Menurutnya, upacara bendera merupakan bagian penting dari pembentukan karakter siswa, sehingga pemerintah daerah perlu memberi perhatian khusus pada sekolah-sekolah yang tidak memiliki fasilitas memadai.

“Meskipun hanya upacara, anak-anak tetap harus bisa melaksanakannya setiap Senin. Ini perlu didorong agar diperhatikan,” tambahnya.

Sopan mengungkapkan, salah satu sekolah yang akan menjadi perhatian khusus adalah SMP 2 Muara Muntai. Ia bersama beberapa anggota Komisi IV DPRD Kukar telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah tersebut.

“Kami telah ke sana untuk memastikan langsung kondisi di lapangan,” jelasnya.

Selain masalah pendidikan, Sopan juga menyoroti kondisi infrastruktur di wilayah Muara Muntai, khususnya akses jalan dan jembatan. Ia menilai peningkatan jalan dan pelebaran jembatan sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas masyarakat.

“Di Muara Muntai ada jembatan yang saat ini sudah ditinggikan dan dilebarkan menjadi enam meter. Setelah itu dilakukan semenisasi, dan itu memang program yang perlu diselesaikan,” terangnya.

Politisi asal Dapil VI ini menambahkan, masyarakat di beberapa desa, seperti Kayu Batu, Muara Muntai ilir, dan Muara Muntai Ulu, Rebaq Rindinng dan beberapa desa lainnya, juga menyampaikan keluhan terkait akses jalan yang belum nyaman dilalui. Hal ini menurutnya harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Memang sudah ada peningkatan badan jalan, tapi harus benar-benar diselesaikan agar masyarakat merasa nyaman. Infrastruktur ini menjadi prioritas bersama,” ucap Sopan.

Ia menegaskan, DPRD Kukar akan terus mengawal aspirasi masyarakat baik di bidang pendidikan maupun infrastruktur agar pelayanan publik semakin maksimal.

“Kami berharap pemerintah segera menindaklanjuti hal-hal mendasar yang dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya.(adv)